Ke mana gerangan engkau pergi? 9 tahun bukan waktu yang pendek buat orang seperti aku. Yang selama ini selalu mencoba setia menjaga segala rindu dan cinta, untukmu. Mungkin terdengar klise atau malah bodoh. Tapi itu yang kurasakan detik ini: Gelisah dan pencarianku menyatu bersama kangen yang menumpuk dan mengecup penantian yang tak kunjung berakhir.
Apakah kau inginkan kesendirian saat ini? Ketika semua mata menelaah segala apa yang kau lakukan. Ketika jiwamu dalam ketidakpastian; menyelami diri, berkaca dari dasar hati dan menekan manis-pahit kehidupan. Apa yang kau dapatkan? Kesempurnaan dari sebuah debat hati ataukah pengakhiran dari sebuah perenungan??!!
Detik ini, aku hanya bisa bertanya sekali lagi: ke mana sebenarnya engkau pergi? Ajari aku mencari peta raga, jiwa, dan hatimu. Karena yang kuyakini dan kudapatkan kini jelaslah sudah: Hatimu ternyata bukan untukku, ternyata. Terima kasih untuk setiap sentimeter kebahagiaan yang telah kau berikan. Berbahagialah dengan kekasih pilihan hatimu. Aku akan mencoba "RELA": Merelakan hatimu untuk orang lain, bukan untukku.......
*MoAmMAr EmKA*
Tidak ada komentar:
Posting Komentar