Selasa, 05 Juli 2011

Waktu Tersisa




Menyusur keramaian sepanjang sisi kota
Hanyut kita berdua laju diatas roda
Malam hangat memeluk, melebur cinta kita
Bias lampu menyapa, getar hati bertanya
”adakah waktu tersisa menyanggah segala prasangka??”
Dan lagu pun mengalun
Nanar kau pandang aku
..Cinta kita terlarang membentur batu karang..
Ketika norma peradatan terpilih sebagai alasan mereka ciptakan jurang antara kita
Sampai saat akhir nanti kita berusaha bertahan
”Sebab cinta datang untuk menolak perbedaan!!!”
Adakah waktu tersisa menjaga kita tetap sejiwa??


(Katon Bagaskara)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar